AMSAT(Amatir Radio Satelit)

AMSAT (Amatir Radio Satelit): Organisasi dan kegiatan komunikasi yang memanfaatkan satelit buatan di orbit bumi (CubeSat/OSCAR) sebagai pancar ulang (repeater) ruang angkasa untuk memperluas jangkauan komunikasi antar-wilayah.
AMSAT (kependekan dari Radio Amateur Satellite Corporation) adalah organisasi non-profit nirlaba yang beranggotakan para penggiat radio amatir di seluruh dunia.
Tujuan utama AMSAT adalah merancang, membangun, meluncurkan, dan mengoperasikan satelit komunikasi non-komersial untuk kepentingan riset, pendidikan, dan komunikasi radio amatir. Satelit-satelit buatan komunitas radio ini umumnya diberi julukan OSCAR (Orbiting Satellite Carrying Amateur Radio).
Seperti Apa Kegiatan AMSAT?
Kegiatan dalam ekosistem AMSAT terbagi menjadi dua ranah utama: kegiatan pengembangan (keantariksaan) dan kegiatan operasional sehari-hari oleh anggota/radio amatir di bumi.
1. Merancang & Membangun Satelit (CubeSat / SmallSat)
Anggota AMSAT terdiri dari teknisi, insinyur, pelajar, hingga ilmuwan sukarelawan. Mereka merancang muatan (payload) berupa repeater radio, transponder, serta perangkat telemetri yang muat dalam ukuran satelit mikro (seperti CubeSat ukuran 10x10 cm). Satelit-satelit ini kemudian diluncurkan menumpang roket komersial atau misi badan antariksa resmi.
2. Berkomunikasi Melalui Satelit (Satellite QSO)
Para operator radio amatir di bumi memanfaatkan satelit AMSAT yang sedang melintas di atas wilayah mereka sebagai "pancar ulang" (repeater di luar angkasa).
Jangkauan Luas: Karena satelit berada di orbit bumi rendah (LEO), dua pengudara yang berjarak ribuan kilometer (misalnya antar-negara/pulau) yang tidak bisa saling terhubung lewat frekuensi lokal VHF/UHF dapat saling berkomunikasi melalui satelit tersebut.
Perangkat Portabel: Menariknya, banyak satelit AMSAT LEO yang bisa diakses hanya menggunakan radio genggam (HT) dan antena pengarah buatan sendiri (seperti Antena Yagi/Arrow).
3. Melacak Lintasan Satelit (Satellite Tracking)
Satelit terus bergerak mengelilingi bumi, sehingga operator harus mengetahui kapan satelit akan lewat di atas wilayah mereka (pass time), berapa menit durasi melintasnya (biasanya hanya 10–15 menit per lintasan), serta azimuth/elevasi arah antena.
4. Menerima Sinyal Telemetri & Gambar SSTV
Selain komunikasi suara (FM/SSB) dan data (APRS/Packet Radio), kegiatan populer lainnya adalah menerima data telemetri (suhu, voltase baterai satelit) serta unduhan foto bumi (Slow Scan TV / SSTV) yang dipancarkan oleh satelit atau Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
AMSAT di Indonesia (AMSAT-ID)
Di Indonesia, terdapat komunitas AMSAT-ID yang wadahnya menaungi para penggiat satelit amatir tanah air. Salah satu pencapaian besar di Indonesia adalah peluncuran Satelit IO-86 (LAPAN-A2/VR3) yang membawa muatan repeater radio amatir hasil kerja sama LAPAN dengan ORARI/AMSAT-ID.